SMAN 2 Fatuleu Barat mengikutsertakan sembilan siswa dalam ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat SMA se-Kabupaten Kupang yang digelar di SMAN 2 Kupang Barat, Kecamatan Kupang Barat, sejak Rabu hingga Jumat (22–24 April 2026).
Kesembilan siswa tersebut mengikuti berbagai cabang lomba sebagai bentuk partisipasi sekaligus upaya mengharumkan nama sekolah. Pada cabang debat, sekolah ini mengutus tiga peserta, yakni Darius Paut, Marthpin Manoe, dan Maya Bana.

Sementara itu, pada cabang tari kreasi, diikuti oleh Oliva Boy dan Fidi Sembe. Untuk cabang monolog, diwakili oleh Klara Tanggutaki, sedangkan lomba baca puisi diikuti oleh Olivia Taneo.
Selain itu, Mawar Nofu turut ambil bagian dalam lomba menyanyi solo, dan Fredik Alexander Tse mengikuti cabang fotografi.
Para peserta menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti ajang tersebut. Mereka menilai keikutsertaan dalam FLS3N tidak hanya menjadi ruang untuk menunjukkan bakat, tetapi juga memberikan pengalaman berharga dalam meningkatkan wawasan, keterampilan, serta mempererat kebersamaan di antara sesama siswa.
Kepala SMAN 2 Fatuleu Barat, Yohanes Babang, S.Pd.,Gr. menyampaikan bahwa pihak sekolah memberikan dukungan penuh terhadap keikutsertaan para siswa dalam ajang tersebut. Ia menegaskan bahwa para guru juga turut hadir untuk mendampingi dan memberi motivasi kepada siswa selama kegiatan berlangsung.

Menurut Yohanes, FLS3N merupakan wadah strategis bagi siswa untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang seni dan sastra. Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada prestasi, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter, kepercayaan diri, serta kreativitas siswa.
Ia menambahkan, melalui ajang seperti FLS3N, siswa didorong untuk berani tampil, mengekspresikan diri, dan mengembangkan potensi yang dimiliki secara positif. Sekolah, kata dia, berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan yang mampu meningkatkan kualitas siswa, baik secara akademik maupun non-akademik.
“Partisipasi ini menjadi bagian dari proses pembelajaran di luar kelas yang sangat penting. Kami berharap pengalaman yang diperoleh siswa dapat menjadi bekal untuk berkembang lebih baik ke depan.” ujar Yohanes.
Dengan keikutsertaan ini, SMAN 2 Fatuleu Barat berharap para siswa dapat tampil maksimal dan meraih hasil terbaik, sekaligus menjadikan ajang FLS3N sebagai momentum untuk terus mengasah kemampuan di bidang seni dan sastra.

